Learn and Share your Electrical-Power Knowledge

Relay 51V (Overcurrent Voltage Restraint/Control)

Salam Power,

Relay 51V adalah jenis relay back-up yang berguna untuk melindungi peralatan dari kondisi arus lebih atau overcurrent.  Pengertian dari 51V ini adalah over current voltage restraint atau bsia menggunakan mode voltage control yang berguna untuk melihat kondisi overcurrent dari peralatan yang disebabkan oleh gangguan grid. Seperti  yang diketahui bahwa kondisi hubung singkat /fault di grid dapat menyebabkan kenaikan arus dan turunnya tegangan di fasa yang terganggu, dan seketika itu generator-generator yang ada di Pembangkit akan berkontribusi terhadap arus gangguan itu, dengan kata lain, arus gangguan akan proporsional dengan jumlah generator. Artinya, semakin banyak generator (dalam hal ini motor juga bisa dalam gangguan di daerah distribusi) yang dekat dengan fault, maka arus gangguan akan semakin besar.

Dalam artikel kali ini, kita akan membahas mengenai overcurrent voltage restraint dimana artinya relay selain membaca kenaikan arus, relay juga akan membaca penurunan tegangan akibat gangguan di grid, atau paling dekat di luar dari trafo tenaga.  Dengan penurunan tegangan ini, maka nilai pick up arus yang disetting pada relay 51V ini juga akan turun proporsional sesuai dengan penurunan tegangan sistem.

Sehingga fungsi dari 51V bisa dijabarkan sebagai berikut:

  1. Sebagai back up proteksi untuk kondisi overcurrent.
  2. Mendeteksi adanya kondisi overcurrent; bisa digunakan untuk memilah apakah gangguan internal atau external. Relay 51V; jika beroperasi individual, maka dipastikan ada gangguan dari grid.
  3. Penurunan tegangan dari kondisi overcurrent akan menurunkan pick up dari setting overcurrentnya
  4. Membatasi kontribusi fault dari generator-generator di pembangkit
  5. Dalam Operasinya, relay 51V ini harus dikoordinasikan dengan relay overcurrent yang ada di grid, nilai dari clearing fault time grid, sehingga koordinasi relay dari keseluruhan Pembangkit – grid dapat tercapai.

Case Operasi.

Diambil dari relay Beckwith 3425A setting-setting yang diperlukan untuk 51V adalah sebagai berikut:

Jadi kita perlukan adalah setting dari pick-up voltage restrain yang bisa didapatkan dari IEEE, kemudian untuk arus nominal generator (normal operasi), Current set adalah hasil perkalian Restrain setting dan arus nominal.  Kemudian Reactancy Substransient (Xd”) (saturated) dan reaktansi trafo diperlukan untuk menentukan kondisi arus hubung singkat di dekat trafo. Yang terakhir adalah Grid fault clearing time yang perlu didapatkan informasi dari grid yang tersambung dengan pembangkit.

Menurut pengalaman penulis, relay ini cukup sensitive dimana tegangan dalam satu cakupan grid cenderung dibawah nominal. Hal ini memang sesuai dengan hubungan antara pick up setting untuk relay ini dan tegangan nominal yang terbaca relay. Setting dari relay ini harus dikoordinasikan dengan relay-relay pengaman lain (misal overcurrent (51) dan undervoltage (27) yang bisa membuat koordinasi relay akan baik. Tentunya dari sisi pembangkit relay ini harus berfungsi jika relay pengaman di grid (overcurrent, recloser, overfrequency, dst) sudah tidak mampu menghilangkan gangguan. Dan sebaliknya, relay-relay dari grid yang bekerja dan relay di pembangkit dituntut memiliki kehandalan yang tinggi agar penanggulan gangguan dapat dilakukan dengan selektif.

Semoga bermanfaat,

 

«

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *